Pendukung Arsenal sempat dibuat khawatir ketika Kai Havertz mengalami masalah fisik saat membela timnas Jerman saat melawan Belanda.
Meski jurnalis David Ornstein kemudian melaporkan bahwa cedera hamstring tersebut tidak parah, kepanikan fans di media sosial sangat beralasan. Data dari Opta Analyst membeberkan fakta penting di balik ketergantungan Mikel Arteta pada penyerang asal Jerman tersebut.
Sejak bergabung dengan Arsenal, persentase kemenangan tim asuhan Mikel Arteta mencapai 72,7 persen ketika Havertz bermain. Angka itu langsung merosot tajam ke 52,4 persen saat ia tidak ada di lapangan. Dari 77 laga Liga Inggris bersama Havertz, Arsenal mengemas 56 kemenangan dengan rata-rata 2,3 poin per laga. Sebaliknya, dalam 42 pertandingan tanpa dirinya, rata-rata poin Arsenal turun menjadi 1,9 per laga.
Peran Vital di Skuad Arteta
Selisih 2,3 dan 1,9 poin per laga dalam semusim penuh adalah margin krusial yang sering kali membedakan antara meraih trofi juara liga atau hanya finis di posisi tiga besar.
Havertz terbukti memegang peran sentral dalam skema taktik Arsenal. Ia selalu menjadi pilihan utama di lini depan dalam lima laga awal musim ini dan mencatatkan jarak tempuh lari tertinggi dibanding penyerang lain di Premier League.
Melihat beban kerjanya yang tinggi, staf pelatih Arsenal tentu harus memutar otak untuk melakukan rotasi demi menjaga kebugarannya. Situasi ini juga mempertegas kebutuhan Arsenal untuk mendatangkan amunisi baru pada bursa transfer Januari. Jangka waktu kemenangan yang timpang saat Havertz absen menunjukkan kedalaman skuad Arsenal di lini depan masih perlu ditingkatkan demi mengarungi ketatnya persaingan di banyak kompetisi.
Arsenal kini berharap hasil pemeriksaan medis benar-benar positif seperti kabar awal dari Ornstein, agar sang penyerang bisa segera kembali tampil membela Meriam London.