Arsenal dan sejumlah klub Premier League lainnya saat ini tengah mengumpulkan tim hukum mereka untuk mengambil keuntungan maksimal dari potensi vonis bersalah yang bakal diterima Manchester City.
Laporan eksklusif dari David Ornstein menyebutkan bahwa City dikabarkan hampir pasti dinyatakan bersalah atas sebagian besar dari 115 dakwaan yang diarahkan kepada mereka, sebuah kabar yang langsung mengguncang kancah sepak bola Inggris.
Meski City hampir dipastikan akan mengajukan banding atas putusan resmi tersebut, Arsenal dan klub-klub rival lainnya sudah mulai bergerak untuk menentukan langkah lanjutan.
Berdasarkan laporan dari The Times, Arsenal berpotensi masuk dalam kelompok klub yang akan menuntut City dengan nilai sekitar £100 juta atau setara Rp2 triliun setelah proses hukum ini selesai.
Mengingat rentang waktu dakwaan yang mencapai delapan tahun di mana City mendominasi perolehan gelar juara, klub-klub Premier League berencana menyusun tuntutan atas kerugian finansial yang mereka alami.
Dalam sepak bola Inggris modern, masalah finansial memegang peran krusial. Bagi klub seperti Arsenal atau Liverpool, kegagalan finis di zona Liga Champions pada musim-musim tertentu akibat dominasi City tentu berdampak besar pada pemasukan klub.
Man City tampaknya harus bersiap menghadapi hukuman telak dari otoritas sepak bola. Jika skenario ini berjalan mulus bagi klub rival, kompensasi finansial yang didapat bisa menjadi dorongan besar bagi Arsenal untuk mendominasi kompetisi di masa mendatang.