Mikel Arteta memang kerap dibuat cemas ketika para pemainnya harus memenuhi panggilan tim nasional. Belum lama ini, Kai Havertz sempat mengalami masalah hamstring saat memperkuat Jerman, meski laporan menyebutkan cederanya tidak parah.

Namun, di balik risiko cedera yang mengancam, pengamat sepak bola Paul Merson melihat ada sisi positif bagi Arsenal. Gelandang andalan mereka, Declan Rice, justru mendapat waktu istirahat yang sangat dibutuhkan setelah dicoret dari skuad Inggris.

Manfaat Istirahat untuk Declan Rice

Berbicara kepada Sky Sports, Merson menilai keputusan untuk membebaskan Rice dari tugas timnas sangat tepat. Mengingat catatan menit bermainnya yang sangat tinggi, gelandang berusia 25 tahun itu memang butuh waktu pemulihan.

“Declan Rice akhirnya mendapat waktu istirahat. Seberapa besar ia diuntungkan? Kalau ada pemain yang paling butuh istirahat, dialah orangnya karena sudah bermain di terlalu banyak pertandingan,” ujar Merson.

“Dia sering memaksakan diri tampil meski kondisi fisiknya tidak 100 persen. Musim lalu saja dia main sekitar 60 laga. Jeda internasional kali ini jadi situasi yang bagus buat Arsenal,” tambahnya.

Opsi Alternatif di Lini Tengah Arsenal

Sejak awal musim lalu, Rice sudah mengumpulkan 76 penampilan, baik bersama klub maupun timnas. Beban kerja yang masif ini sempat membuat kondisi fisiknya menurun. Dengan libur total selama jeda internasional, Arsenal berharap performa terbaiknya bisa kembali.

Di sisi lain, Arteta kini punya kedalaman skuad yang lebih baik di lini tengah. Kehadiran Mikel Merino, perkembangan Myles Lewis-Skelly, serta opsi lainnya membuat Arsenal tidak perlu lagi memforsir tenaga pemain termahal mereka tersebut.

Dengan kondisi fisik yang lebih segar, Arsenal tentu berharap Rice langsung nyetel dan berada di level permainan terbaiknya saat kompetisi domestik kembali bergulir.