Hubungan antara Jose Mourinho dan suporter Arsenal memang dikenal jarang akur. Mantan pelatih Chelsea dan Tottenham Hotspur itu kembali memanaskan situasi lewat komentarnya soal kontrak baru Mikel Arteta.

Arteta belum lama ini meneken kontrak baru yang membuatnya bertahan di Emirates Stadium sampai 2030. Dalam sesi jumpa pers, manajer asal Spanyol itu menyebut proyek Arsenal baru saja dimulai, meski ia sudah melatih klub selama lima tahun.

Bandingkan Standar Klub

Pernyataan itu langsung direspons oleh Mourinho, yang kini membesut Real Madrid. Pelatih asal Portugal tersebut menyoroti perbedaan kultur dan kesabaran klub dalam memberi waktu bagi seorang pelatih.

"Saya membaca sesuatu yang menarik kemarin, sesuatu yang tidak akan pernah terjadi di Real Madrid," ujar Mourinho. "Mikel Arteta memperbarui kontraknya dan bilang ini baru permulaan, padahal ia sudah berada di sana selama bertahun-tahun. Tuntutan di sini jelas berbeda."

Sindiran tersebut menyoroti perbedaan pendekatan. Arsenal memilih percaya pada proses jangka panjang bersama Arteta, sementara Real Madrid menuntut hasil instan tanpa kompromi untuk masa transisi.

Memanas Jelang Liga Champions

Komentar ini membuat suasana jelang pertemuan Real Madrid dan Arsenal di Liga Champions pada Rabu, 9 Desember, jadi makin menarik.

Secara rekor pertemuan, Arsenal punya catatan apik atas Los Blancos. Pada musim 2024-2025, Meriam London menyingkirkan Madrid dengan agregat 5-1, lewat aksi menonjol dari Declan Rice. Sejauh ini, Madrid juga belum pernah menang atas Arsenal di laga kompetitif.

Selain itu, laga ini juga dibumbui cerita soal Vinicius Jr yang sempat dikaitkan dengan Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu. Dari rekor head-to-head, Arteta dan Mourinho sudah bertemu tiga kali saat Mourinho melatih Tottenham, dengan hasil dua kemenangan untuk Arteta dan satu untuk Mourinho.