Kapten Arsenal, Martin Odegaard, kembali menunjukkan performa konsisten di awal musim ini. Sempat diganggu masalah cedera pada musim lalu, gelandang asal Norwegia tersebut kini membuktikan diri sebagai pilar utama di lini tengah skuad asuhan Mikel Arteta.

Odegaard sejauh ini sudah mencetak empat gol dari tujuh pertandingan sebagai starter, termasuk saat menghadapi tim-tim kuat seperti Manchester City, Chelsea, dan Napoli. Perannya sebagai pengatur serangan berjalan sangat efektif dalam skema taktis Arsenal.

Julukan 'Puppet Master' untuk Odegaard

Penampilan impresif Odegaard mengundang perhatian dari mantan penyerang Leicester City, Jamie Vardy. Dalam sebuah acara podcast, Vardy memberikan pujian khusus atas kemampuan membaca pertandingan dan akurasi umpan sang gelandang, bahkan menyebutnya sebagai 'puppet master' atau pengendali permainan.

Menurut Vardy, kelebihan utama Odegaard terletak pada keberaniannya melepaskan umpan kunci serta kecerdasan dalam mencari celah di area pertahanan lawan.

Kebutuhan Penyerang Tipe Cepat

Meski Arsenal saat ini sudah memiliki Kai Havertz dan Viktor Gyokeres, karakteristik kedua penyerang tersebut berbeda dengan tipe striker murni yang mengandalkan kecepatan lari untuk menembus garis pertahanan lawan, seperti Vardy di masa jayanya atau Erling Haaland.

Kehadiran penyerang dengan kemampuan lari cepat di belakang bek lawan dinilai bisa memaksimalkan potensi umpan-umpan matang dari Odegaard. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi manajemen Arsenal, termasuk Andrea Berta, dalam memantau bursa transfer mendatang.