Jeda internasional kembali bikin pusing Mikel Arteta. Sejumlah pemain Arsenal diterpa masalah kebugaran saat membela negara masing-masing, mulai dari Kai Havertz, Martin Odegaard, hingga Christos Tzolis yang mengalami cedera hamstring.

Meski Tzolis bukan pilihan utama di setiap laga, cederanya membuat opsi lini serang Arsenal kian terbatas. Menyusul kepindahan Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli pada bursa transfer musim panas lalu, stok winger kiri The Gunners kini berada dalam kondisi mengkhawatirkan.

Peluang Unjuk Gigi Buat James Scanlon

Di tengah krisis pemain di lini depan, Arsenal sebenarnya punya opsi alternatif dalam diri James Scanlon. Pemain berusia 20 tahun yang diboyong dari Manchester United pada bursa transfer lalu tersebut merupakan seorang winger kiri alami yang siap mengisi kekosongan.

Penampilan Scanlon bersama tim akademi Arsenal musim ini terbilang lumayan. Di ajang Premier League 2 (PL2), ia sudah mengemas dua gol dari tiga pertandingan. Catatan ketajamannya semasa di akademi Man United juga cukup mentereng, yakni 14 gol dari 14 laga di kategori U-18.

Punya Modal Pengalaman Internasional

Walau belum mencatatkan menit bermain bersama tim senior Arsenal di Premier League, Scanlon punya nilai tambah dari segi jam terbang. Di usianya yang baru 20 tahun, ia sudah mengantongi 27 penampilan bersama tim nasional senior Gibraltar.

Pengalaman berhadapan dengan pemain-pemain level atas di kualifikasi internasional bisa jadi modal penting bagi Scanlon. Menghadapi padatnya jadwal pertandingan mendatang, keikutsertaan Scanlon dapat memberikan fleksibilitas taktis dan opsi rotasi yang dibutuhkan Arteta di sektor sayap kiri.