Viktor Gyokeres menjalani awal musim yang cukup kontroversial terkait perbedaan performa di level klub dan tim nasional. Bersama Arsenal, penyerang asal Swedia ini masih minim menit bermain di Premier League dan belum menemukan ketajamannya secara konsisten.
Sebaliknya, situasi berbeda terjadi di Timnas Swedia. Gyokeres justru tampil beringas dan sukses mencetak rekor baru sebagai pemain pertama yang selalu mencetak gol dalam tujuh pertandingan beruntun UEFA Nations League.
Respons Mikel Arteta
Mikel Arteta secara terbuka memantau perkembangan strikernya tersebut selama jeda internasional. Saat disinggung soal ketajaman Gyokeres dan Mikel Merino saat membela negara masing-masing, manajer asal Spanyol itu memberikan jawaban jujur.
"Reaksi pertama tentu berpikir, 'Apa yang saya lakukan sehingga di sini mereka tidak melakukan hal itu, atau belum diberi kesempatan untuk melakukannya?' Itu reaksi yang wajar, bukan? Tapi setelah itu tentu saja Anda merasa sangat senang," ujar Arteta seperti dilansir Arseblog.
"Saya sangat senang mereka bisa membantu tim nasional dengan cara seperti itu. Membela negara dan tampil gemilang pasti menjadi salah satu perasaan terbaik bagi seorang pemain," tambahnya.
Peluang Lawan Leeds United
Musim lalu Gyokeres menjadi salah satu andalan saat Arsenal juara Premier League dengan mencetak lebih dari 20 gol. Namun, musim ini ia baru mengoleksi 29 menit bermain di liga. Cedera yang menimpa Kai Havertz kini membuka kans lebar bagi Gyokeres untuk turun sejak menit awal.
Gaya main Leeds United yang mengandalkan pressing ketat dan tempo tinggi diprediksi bakal menyajikan banyak ruang di lini belakang. Karakteristik ini dinilai pas dengan gaya bermain Gyokeres. Laga akhir pekan nanti bisa jadi panggung yang pas bagi sang penyerang untuk merebut tempat utama di lini depan Arsenal.