Arsenal harus bertamu ke markas Lille dalam lanjutan Liga Champions tengah pekan ini tanpa dua pemain andalan mereka, Martin Zubimendi dan Piero Hincapie. Keduanya terpaksa menepi setelah mengalami cedera dalam sesi latihan pemulihan, padahal mereka jarang diturunkan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Hincapie mendapatkan cedera tersebut dalam sesi latihan pendinginan usai Arsenal mengalahkan Leeds United pada akhir pekan lalu. Di sisi lain, Zubimendi mengalami masalah pada lututnya dalam sesi latihan ringan dengan menu serupa dan harus absen untuk beberapa waktu.

Situasi ini tentu memancing tanda tanya dari sebagian suporter, terutama karena cedera didapat dari sesi latihan ringan yang tujuannya menjaga kebugaran. Kendati demikian, Mikel Arteta menegaskan bahwa insiden ini adalah risiko normal dalam sepak bola dan ia sama sekali tidak berencana mengubah porsi latihan timnya.

Arteta Pertahankan Metode Latihan

Kehilangan dua pemain jelang laga penting Liga Champions jelas bukan situasi yang ideal bagi The Gunners. Meski begitu, Arteta bersikeras bahwa klub tidak melakukan kesalahan dalam menyusun program latihan.

"Godaan yang muncul sekarang adalah berpikir, 'oh, kami tidak ingin mengambil risiko itu dan akan melakukan hal lain'. Padahal kami tetap akan melakukan metode tersebut keesokan harinya," ujar Arteta dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.

Manajer asal Spanyol itu menambahkan bahwa benturan atau insiden tetap bisa terjadi meski dalam sesi latihan internal berintensitas ringan. Musim lalu, metode serupa sudah dilakukan sebanyak 37 kali tanpa ada pemain yang cedera.

Di tengah ketatnya persgangan di papan atas Liga Inggris di mana Manchester City terus menempel ketat, Arteta sangat membutuhkan kedalaman skuad yang bugar. Walau absennya Zubimendi dan Piero Hincapie menjadi kerugian tersendiri, situasi ini menjadi kesempatan bagi pemain lain di London Colney untuk membuktikan kapasitas mereka di tim utama.